Sebentaaaaaaaaar, mampir dulu ehe. Buat folower gw, atau buat temen - temen gw, atau buat siapa aja di dunia ini yang baca postingan ini. Selamat Lebaraaaaan semuaaa :)

Semoga kita bisa ketemu lagi di lebaran mendatang. Pastinya semoga kita lebih baik lagi setelah di hari lebaran ini. Apapun masalah yang pernah kita hadapi semoga menjadi pelajaran yang berharga bagi kita. Jangan menyerah karena hidup memang demikian adanya. Selama kita terus berdoa dan berusaha kita pasti bisa mendapat yang terbaik. Dan yang terbaik tidak selalu harus sebuah keberhasilan. 



Hidup memang tak selalu mudah. Tak selalu sepaham. Biarin aja, terkadang tersimpan makna yang indah dibalik sesuatu yang pahit sekalipun. Daripada menggerutu atau terpuruk lebih baik kita tersenyum dulu. Menarik nafas dan melihat segalanya dengan lebih baik. So cheer up guys! Let smile and kindness coloring your life~ :D


Buat temen, sahabat, keluarga terima kasih untuh paruh hidup gw ini. Haha. Memang gak bisa gw ungkapin dan gw wujudkan seberapa besar gw berterima kasih, tapi initinya gw bersyukur kalian ada. Semoga kita selalu diberikan yang terbaik dalam hidup. 


Selamat lebaran semuanyaaa. Mohon maaf lahir dan batin~~


Ayo teman teman ketawa aja haha

Sebenernya gw bingung mau post apa. Mau post lirik antara karenai hana, my home-nya kanjani8, bait pertama, atau itu aku. Jadi ya daripada bingung ini deh Hariku bersamanya. Ini bukannya ada apa - apa cuma yaa di playlist gw ini mulu yang keputer sih ehehe. Ah kecuali Karenai Hana, ada cerita tersendiri dibalik itu. Hahaha. Then let's sing a song!


Hariku Bersamanya


Hari telah terganti
Tak bisa ku hindari
Tibalah saat ini bertemu dengannya
Jantungku berdegup cepat
Kaki bergetar hebat
Akankah aku ulangi merusak harinya
[*]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Beri aku kekuatan
‘tuk menatap matanya
[**]
Mohon Tuhan
Untuk kali ini saja
Lancarkanlah hariku
Hariku bersamanya
Hariku bersamanya
Kau tahu betapa aku
Lemah dihadapannya
Kau tahu berapa lama
Aku mendambakannya
Back to [*][**]
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Tuhan tolonglah (beri kesempatan)
Back to [*][**]
Hariku bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya
Hari bersamanya

Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tuhan tolonglah
Hari bersamanya
Tadi pagi gw mikir separuh ngantuk. Sekarang juga sih. Jadi sori - sori aja kalau agak meraacau. Biasaya juga meracau sih. Hahaha. Oke, skip. Gw sering mikir, gak sering sering amat sih. Sampai akhirnya sampai pada konklusi manusia itu unik, heboh, gokil. Apa ya susah dideskripsikan juga sih. Karena begitu abstraknya hingga kadang sulit untuk mengartikan satu persatu. 

Manusia gak kaya pohon biar dikata berasal dari kelompok Homo sapiens, tetep aja gak ada yang mutlak sama. Kalau pohon yang berasal dari jenis yang sama ya ciri - ciri utamanya sama. Mau bentuk daunnya itu oblong, elips, ovate, lanset, acicular, linear, dan kawan-kawannya yang namanya pohon Pinaceae (pinus) ya bentuk daunnya tetep acicular, jarum. Gak yang aneh - aneh. Gak ada juga yang menclok beda sendiri bentuknya tiba-tiba jadi obovate #eaaa korban kuliah dendrologi. Ehmm ehm serius lagi. Iya biar dikata si Adha, atau yang lainnya gw mirip ka endita. Atau mba Nuning bilang gw mirip sama kasir di alfa midi (-_____-"). Tetep aja inti dari gw dan mereka - mereka itu beda. Kalian juga sama kan?

Gimana ya, manusia itu beda-beda sih ya, makanya cara memperlakukan mereka supaya adil juga susah. Apa yang menurut kita udah baik, belum tentu baik menurut dianya. Ribet? Ah gak juga sih menurut gw mah. Kaya kata Tika yang penting toleransi. Nih deh, pernah gak kalian dibilangin jangan ngelakuin A ntar kaya si X loh. Hmmm. Gimana ya gw kok gak sreg ya kalau denger yang kaya gitu. Iseng aja gw sering denger omongan begitu di angkot atau di keramaian umum. Mungkin karena gw masih muda makanya gw gak suka perbandingan yang menyudutkan. Manusia diberi akal buat mikir soalnya, jadi ya biar dia ngambil jalan A hasilnya belum tentu berakhir kaya si X. Yah, kalaupun pada akhirnya berakhir kaya si X, berarti kita harus belajar aja kan. Anehnya terkadang kita dituntut sempurna. Kenapa ya? Padahal kesempurnaan itu kan hanya milik Sang Penguasa. Yah kalau gw sih lain cerita, gw mah emang slebor dan serba praktis aja soalnya gw males. Hahaha.

Lanjut deh kalau gw lagi jalan - jalan di hutan (iya gw jalan-jalan ke hutan ada yang salah. zz). Gw seneng loh liat begitu banyak perbedaan di hutan. Se homogen-homogennya hutan pasti kita tetep bakal nemu yang aneh - aneh deh, minimal rumput sama belalang. Haha. Coba deh lo jalan mau ke gunung, pantai, atau ke kota lah siang-siang. Terus tutup mata lo sambil tidur - tiduran di bawah pohon Barringtonia asiatica #eaa sindrom pak Edje. Dengarkan bumi bernyanyi bagaikan harmoni hahaha. Eh serius, siang itu rame kan? Kita terlalu sering gunain mata, coba deh tutup mata dan dengarkan. Berisik memang, tapi indah. Menenangkan lah bahasa gampangnya. Suara yang terbentuk dari berbagai macam hal yang berbeda menarik kan? hehe

Manusia juga sama, justru karena berbeda itu semua jadi menarik. Karena dia cowok dan gw cewek makanya gw suka sama dia. Gitu kan bahasa remajanya mah? Haha. Setiap mikir itu jadi seneng gak sih? Jadi pengen tau lebih lebih banyak lagi sifat manusia. Nyebelin pada awalnya itu sih biasa. Gak usah dibawa pusing. Menyesuaikan diri aja pelan -pelan. Setiap berpikir ada miliyaran manusia dengan karakter berbeda - beda jadi antusias gak sih? Gw jadi penasaran aja hehe. 

Bahkan ketika seseorang melakukan kejahatan pasti ada alasan dibaliknya. Termasuk kejahatan hutan. Gw istilahnya orang yang mengenyam sekolah tau lah pentingnya lingkungan. Ya jadi kalau orang terpelajar merusak lingkungan, dianya aja yang dongo. Nah nah lain lagi kalau dia bukan dari kaum terpelajar apalagi kaum dari ekonomi rendah. Mana mikir mereka soal lingkungan kalau buat makan aja susah. Mana tau mereka kalau bakau termasukpohon penyerap karbon yang termasuk besar. Mana tau kalau bakau ditebang bisa keluar zat nitrogen atau apalah itu yang lebih berbahaya dari karbon. Mana tau yang penting mereka bisa bikin tambak udang dan kepiting. Eh tapi ada juga yang kaya orang baduy, mereka mungkin gak bersekolah secara formal tapi mereka dengan penuh kesadaran menjaga lingkungan yang mereka tinggali. Nah kan manusia itu unik. Dari satu aspek aja bisa banyak possibility karakter.

Itu dia makanya pembalakan liar di Indonesia gak beres - beres. Kampanyenya cintai lingkungan mulu. Lahh manusia hidup kan pake duit juga. Terus dari aspek psikologis atau sosialnya gimana. Gak ditimbang apa ya. Manusia unik sih makanya bingung kan? Haha. Ya udah antepin aja. Soalnya gara - gara keunikan mereka makanya dunia ini jadi seru kan. Makanya ada semboyan 'life is adventure' kan. Hahha. Aniwei anihow terima kasih nih buat semuaaaaa yang ada di dunia ini. Utamanya temen dan keluarga tentunya. Karena kalian unik makanya hidup jadi seseru ini. Haha. Thanks guys :)

Lapeeerrrrrrrrr



Dan ada saatnya kita pun kembali menantikan hari itu. Hari dimana sebuah tawa akan bernilai berat. Ironis. Saat tawa hanya akan menghadiahkan sendu. Lalu siapa yang dipersalahkan? Tak ada hanya ketegangan kita semata. Ahh, betapa anehnya saat itu. Terasa begitu anehnya hingga ingin dibuang begitu saja. Biarkan saja, tidak masalah bukan. Sampah terkadang bisa berguna juga. Karena keindahan tak hanya bahagia semata atau hanya sekadar sendu. Kompleks, begitu sebutan yang paling tepat. Tak bisa dijabarkan hanya dengan satu jenis rasa. Kadang tercampur dan melekat hingga sulit dibedakan. Ah kau itu. Apa yang sebenarnya kita perbincangkan, tahukah? Haha aku tidak. Terlalu banyak sama dengan terlalu sedikit. Dunia terasa ramai di Agustus ini. Mungkin kita hanya perlu menenangkan diri sejenak. Mencari tahu mana yang hanya sekadar lelah dan mana yang fakta. Hidup penuh cerita yang terkadang terselip cerita semu. Biarkan sajalah, Agustus ini terlalu ramai. Mungkin kita harus bersandar sejenak pada diri kita atau pada orang yang merelakannya untuk kita. Apa sajalah. Biar dunia hening untuk sejenak. Biar dunia untuk kita saat ini saja. Egois. Haha. Ya kali berkorban dan menjadi tumbal terus. Topengnya copot dulu deh. Ada saat dimana kita menjadi manusia, ada saat kita berambisi, ada saat kita terasa lemah. Hentikan dulu untuk saat ini. Sejenak begitu berarti bila kau tahu maknanya. Untuk kita, untuk orang yang penting untuk kita. Saat ini biar dulu hening, lain kali lain waktu kita berjalan kembali.
And the autumn really start..

Akhirnya gw memulai perkuliahan di IPB tentunya sebagai mahasiswa Kehutanan dan jujur gw bangga dengan itu. Ada banyak kejadian di bulan Agustus ini yang membuat gw gak terlalu banyak waktu untuk sekedar online. Mulai dari MPF, Malam Rimbawan, kuliah, Buka bareng AK, Buka bareng SD, Buka Bareng SR, carbon sink, sampai Buka Bareng Manajemen Hutan. Banyak cerita, terlalu banyak malah. Dan yahh, gw gak bisa nyeritain satu-satu. Jujur aja gw kurang tidur. Sampai kuliah gw malah tidur, kepergok Mirwan sama Oma dan mereka malah ngacungin jempol sambil cengengesan. Kayaknya mereka seneng amat ya liat gw tidur di kelas, ampun.

MPF gw rasa ya udah gitu aja. Dari MPF gw liat ada yang apatis, ada yang loyal, ada yang tumbal. Ya macem - macem. Kalau gw hanya mau mengambil peran apatis untuk kali ini. Gak gitu juga sih sebenernya, cuma ya gitu gw takut kebawa emosi dan akhirnya gw lemah. Males ah.

Malam rimbawan. Gw sekertaris dua dan males. Ya sementara yang lain asik sama divisinya main lah, curhat lah, kenalan lah, gw malah sibuk sama surat. Errr what the heck banget gak sih. Oke gak lagi gw jadi sekertris, makasih. Acaranya sih seru. Well, lagi ge ketemu sama anak sekelas waktu TPB dan yahh dalam kondisi tak tepat sehingga membuat skandal. Gak tau deh. Acara beres malem juga jam 10 dan gw mau pulang gara-gara gak ada duit. Maaf - maaf aja deh anak kontrakan sekarang. Dan untuk itu gw thanks banget buat temen gw yang udah bela-belain nganterin sampai ke rumah. Thanks a lot bro, always depends on you nih kayaknya gw, sori ehehe.

BUSHAMEN, buka shaum manajemen hutan. Gak lagi - lagi gw ngambil jabatan PH. Sekarang gw ber 'humas' ria. Dan asli ketemu kakak kelas yang asik dan bisa ngerasain guling - guling di sekret FMSC. Gak penting banget ya gw. Eh asli loh seru aja kakak kelasnya seruuu. Biar rempong juga sih pas acara. Secara acaranya bener - bener di rembuk pas h-1 ya iyalah. Untung dana lancar hehe. Selain kenal sama senior gw juga jadi kenal sama anak - anak seangkatan yang gokil. Caur gila, emang seru banget kongkow sama lo pada. Ehhh kayaknya fotonya belum di upload dah, parah si doyok zzz.

Carbon Sink, ngukurin karbon yang dikeluarin ama pohon dengan cara ngitung diameternya. Asli dan gw dibagi kelompok sama bang Gogo sama Dini. Dan tau apa Bang Gogo ternyata kakak kelas gw waktu SMA. Asli gak tau. Terus ada Bang Tri juga (aneh bener rasanya nyebut bang tri heu). Gak sekelompok sih emang, bang ajarin saya atuh biar pinter haha. Tapi sekelompok sama Bang Gogo gabut ih hahaha. Asli kocak kirologi dan tafsirlogi bermain di sini. Sepanjang jalan kalo gak tebak - tebakan ukuran pohon pasti nebak jenis pohon. Semua aja bang di karet -in. Dan pas perjalanan pulang nama gw dirubah seenak jidat sama Bang Gogo jadi mawarudin alhasil gw dipanggil udin sama yang ikut karbon sink kemarin. Zzz.

Buka bareng SR, ih ih udah lama gak ketemu anak SR. Gak lama - lama juga sih. Seneng aja bisa ketemu caang 25. Udahannya kita ngehedon di lapangan parkiran sebelah jala - jala sambil ngopi dan ngenergen. Gak lupa main kembang api. Nyalain satu kalau ada yang ngamuk - ngamuk langsung cari lapak lain. Hahaha. Kacau. Si Bara nyalain kembang apinya kocak ampe nangis gitu. Endingnya sih kita bikin sekte penggalauan. Duduk aja gelap - gelapan di parkiran. Asli sendu.

Buka bareng AK, nah gara - gara ini gw gak ikut bubar kelas TPB. Ih ih maaaaf atuhhh yaaa. Habisnya gw ada perlu dan harus balik cepet ke kontrakan jadi gw bubar bareng AK deh. Biasa ngerusuh dulu di rumah Nuning baru habis itu cabski dan biasalah si Bayu galau-in fahutannya. Gw sih dengerin aja. Habis itu kita cuma foto - foto aja. Pulangnya gw langsung diintrograsi hadeehhh. Maaf atuh yaaa

Buka bareng temen SD. Kuliah gw hari selasa emang penuh padahal udah h-1 gitu. Terus tiba - tiba gw di sms sama Hika-chan kalau ada buber SD, yowes cabut aja dah daripada bingung. Setengah 5 disuruh kumpul tapi gw telat jam 5 gw baru dateng. Gak jam 5 amat sih, jam 5 kurang dah. Terus ketemu Hika-chan, asli feminim nih sekarang pake high heels begitu. Gw mah cuma pake sandal jepit hahaha. Asli twinnie gw satu ini berubah sekali. Terus ketemu sama Kania, gw masih aja manggil dia opi keceplosan sih ehe. Ada Idot, ahh dia mah di ipb tapii tetep kangennn. Terus ada Dini, haha sekarang dia udah pake kerudung. Ada Charles, dan gw cuma bisa nanya, 'ini siapa ya?' hahaha asli pangling banget. Terus ada dua sejoli Cokcai dan Itop. Parah si Cokcai udah lama gak ketemu masih aja seneng jailin gw, sambel lo cai. Dan yang paling parah si Iqbal dateng. Kayaknya dia bahagia banget ketemu gw, saking bahagianya selama acara gw dicengcengin mulu. Dikatain bodo lah gara - gara udah gak pernah ketemu dia, dikatain imajinatif, ah aneh - aneh dah. Tiap gw ngaku keren dia pura - pura liat jam. Jelek banget tuh orang. Ahhhh iqbal kampreeeeet! Gw tau kangen kan lo ama gw, gak usah malu gw emang ngangenin sihh. Hahahaha. Aniwei anihow gw seneeeeeeeeeengg banget ketemu kalian lagi XD

Udah ah capeeek hahaaha, kalau kebanyakan kejadian emang bikin bingung ya. dadah aja lah, nanti gw sambung kalau sempet ya
Tunggu sebentar !
Bukankah bulan masih menampakkan sinarnya
Lalu mengapa kau begitu tergesa
Sebentar saja, 
Supaya kau tahu apa yang ada
Ah sebentar itu terlalu lama
Semua telah bergetar karenanya
Biarkan saja
Kau tahu? Aku tidak
Tak penting bukan
Toh hari ini untuk kita
Ketika wajah - wajah tersembunyi menyembunyikan apa yang terguratkan. Aku juga sama. Berusaha lari dari pa yang seharusnya terkatakan. Tapi kita manusia bukan? Yang kerap lari dan menghidar kala kejujuran harus dihadapi. Tahukah tak mudah dan selalu tidak untuk berkata. Karena semua masih bersembunyi malu. Enggan bersua, tapi berego tinggi. Padahal tak ada yang tau bila tak terucap. Ironis. Memang kita manusia. Mencoba mengerti tapi tak mengerti. Mencoba memahami tapi tak memahami. Lau apa? Tak tahu juga kan kau? Ya sudah biarkan saja kalau begitu. Biar tak ingin kutinggalkan begini saja. Habis mau bagaimana lagi. Kita terlanjur menghilangkan. Apa? Kenapa? Kita selalu bertanya tapi tak mencari tahu bukan? Ah ya sudahlah biarkan dunia rehat sementara. Dunia terlalu bising akhir - akhir ini. Menjenuhkan saja. Mari kita menyeduh kopi sejenak. Toh di luar purnama begitu terang...



All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe i was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

It's the evening, and you've been complaining
About our situations and all my deceiving
I know that everything is going slow
And if you want to feel better
I can tell you that it's going to be great
Yeah it's going to be good
Oh! but I would be lying to you

But these days, I'm changing
Meeting new faces
How am I supposed to be?
And my feelings for you seem to be changing
Looking back, don't look back on me

All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

Inakute mo ii I wanted to be free
Inaku natte mo ii I wanted her to leave
It's kind of hard to see... when the world tunnel-visioned me
Motometeta ai no katachi
They say believe in what you can't see
Demo mawari no candy ga sweet de hard to think
Atama de wa comprehend shite mo koudou ni utsuse
My eyes on the rikutsu, the truth's here listen
Chase shite mo chase shite mo things keep fleeting
Henna yumemite ta I must have been sleeping
Tooku samayou maeni chikaku wo seek it
Yoku mite mireba kokoro ni wa beacon
Of light sashite, sagashite ta thing's here
Omotta yori near, close to your hemisphere
Imade wa clear 20/20 cuz I'mma share
Subete and I don't care if they think I'm weird
There there nobody thinks you're weird
Ya see, I've been through it all before
And the same thing happened to me
Kinishi nai "wounds heal with time"
But in the meanwhile...
I'll show what I mean
Let's think of it another way
Everything we do and say defines who we are
As we live out each day
What we did was wrong at the time
But it helps us go back and rewind
It's a mistake but it ain't no crime
Kasanariau no sa tsumari sore ga ai

All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

I said goodbye
I didn't know that it would all turn out this way
But now I know I realise
And I can learn from my mistakes

But these days, I'm changing
Meeting new faces
How am I supposed to be?
And my feelings for you seem to be changing
Looking back, don't look back on me

All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind...



arti:
All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe i was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

It's the evening, and you've been complaining
About our situations and all my deceiving
I know that everything is going slow
And if you want to feel better
I can tell you that it's going to be great
Yeah it's going to be good
Oh! but I would be lying to you

But these days, I'm changing
Meeting new faces
How am I supposed to be?
And my feelings for you seem to be changing
Looking back, don't look back on me

All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

I don't care if she's here,i wanted to be free
I don't care if she leaves,i wanted her to leave
It's kind of hard to see...when the world tunnel-visioned me
The shape of love i was longing for
They say believe in what you can't see
But the candy around me is so sweet it's hard to think
In my head i comprehend but i can't put it into actions
My eyes on the reason,the truth's here listen
Though i chase and chase ,things keep fleeting
I had a weird dream,i must have been sleeping
Before i drift far away,i've got to seek it nearby
If i look closely,there's a beacon in my heart
Of light shining,the thing i was searching for is here
Nearer than i thought,close to your hemisphere
Now it's clear twenty/twenty cuz I'mmma share
Everything and i don't care if they think i'm weird
There there nobody thinks you're weird
Ya see,i've been through it all before

And the same thing happened to me
I don't care,"wounds heal with time"
But in the meanwhile...
I'll show what I mean
Let's think of it another way
Everything we do and say defines who we are
As we live out each day
What we did was wrong at the time
But it helps us go back and rewind
It's a mistake but it ain't no crime
Our bodies together,that's love


All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind

I said goodbye
I didn't know that it would all turn out this way
But now I know I realise
And I can learn from my mistakes

But these days, I'm changing
Meeting new faces
How am I supposed to be?
And my feelings for you seem to be changing
Looking back, don't look back on me

All the time that you were standing by my side
She's that picture perfect kind
I can't believe I was so blind
Do you remember the time
You know I stepped across that line
I made you cry and that's my crime
I wish that I could just rewind...



Tentu saja yang paling menyenangkaan mungkin suasana di malam hari. Waktu dimana semua orang mulai terlelap. Tapi kita tahu tak semua orang terpejam di malam hari. Kehiruk pikukan yang tampak lengang memang selalu ada di sini, di Bogor. Entah kenapa gw suka Bogor di malam hari atau bahkan di saat hujan. Tau gak saat menyusuri Bogor dari dalam angkot tentu saja ada aroma yang khas di sana. Gurat wajah kelelahan dari orang - orang yang ada di dalam angkot. Sosok - sosok yang melangkah terburu keluar dari stasiun. Mencari angkot yang kemudian akan mengantarkan mereka pada kasur - kasur yang telah menanti. Atau bahkan sayur dan buah yang baru saja tiba di pasar - pasar tradisional. Para kuli dengan terbopoh menurunkan semua muatan truknya, padahal mereka kadang tak lagi muda. Atau cerita seorang kakek ringkih tertidur pulas di halte depan PMI. Padahal diantara kita tertidur lelap pada kasur yang hangat. Ironis.

Kemudian langit - langit malam yang kini tak lagi banyak bicara. Bintang yang kian enggan mengeluarkan surau cahayanya. Atau bulan yang kini berwarna oren kemerahan. Awan hujan mungkin selalu muncul tiap malam, tapi rasanya bukan itu alasan bintang tak datang. Ada kendaraan dan gedung - gedung yang tamak merampas habis cahaya. Di lain pihak cahaya itulah yang menorehkan ketenangan dalam perjalanan malam.

Mungkin orang berpikir keanehan seorang cewek berjalan di heningnya malam. Buatku pun itu aneh, tak lazim, tak pantas. Tapi suasana kota saat malam rasanya begitu syahdu. Entah kenapa. Biar terkadang terselip getir saat berjalan di hari larut, tapi ada pesona yang memberikan ketenangan. Toko yang telah tutup, wajah kelelahan, atau tawa di pinggir jalan. Unik.

Wajah malam. Wajah saat kita mulai melepaskan topeng kita. Menjadi manusia seutuhnya tanpa berpura - pura. Kau tahu? Manusia selalu punya dua wajah. Wajah siang dan malam, kalau boleh ku menyebutnya demikian. Wajah siang adalah topeng yang kita gunakan untuk bersosialisasi pada manusia lainnya. Yang kita gunakan di tengah hingar bingar kehidupan. Lalu wajah malam saat kita menanggalkan topeng - topeng kita. Kembali terlelap dan melepaskan emosi yang tertahan di hari siang. Gw suka malem hari. Biarpun gelap, tapi manusia cendrung lebih jujur saat itu. Yah ini cuma pikiran gw doang sih gak penting lagian. Haahaha
Rimbawan kecil naik gunung yang tinggi
Lalu hujan turun rimbawan jatuh
Matahari terbit hujan berhenti dan
Rimbawan kecil naik gunung kembali~~

Ranah yang tak terjamah
Di dalamnya melekat sebuah cerita akan rahasia
Yang tertutupi dan tersembunyi dalam diam


Tak ada yang tau hanya aku dan ranah itu
Tak ada yang tahu akan cerita yang telah hilang
Atau cerita yang tak sempat terucap
Yang kau sematkan sepersekian detik
Hingga abadi pada ranah itu


Ranah itu mungkin telah usang
Begitupun cerita hari itu
Mungkin juga tak lagi terkunjungi
Siapa yang tahu


Tapi taukah kau?
Ada yang abadi di sana
Yang memanggil aku kembali
Menapaki ranah yang telah usang itu
Yang dahulu sempat kutinggalkan
Yang dahulu sempat terlewatkan
Dan itu adalah kau
Hari ini tepatnya tanggal 11 Agustus 2011. Seperti biasa gw ngehedon bareng kamar terkecil gw dari sebuah rumah. Rumah yang bakal menaungi gw selama 4 tahun ke depan. Dimulai dengan rapat pagi hari di ruang tamu mengumpulkan saudara seumur membicarakan suguhan yang akan kami berikan bagi kakak, abang, om, tante, ayah, ibu, dan adek yang akan segera datang. Ditambah gw harus mengurus masa depan dulu ke empunya kamar (baca: ngurus KRS ke TU dan dosen PA). Ah gw juga menyempatkan diri pergi ke ciheulet, untuk apa? Hahaha mau tau aja. Dengan bergegas gw segera kembali ke komplek hunian gw, biasa ada komando dari kapten yang menginstruksikan kita harus kumpul jam 18.45. Ngenet bentar, solat terus makan sekalian beliin titipan ade gw, langsung gw capcus ke basecamp >> Kosan Nuning. 

Aslinya gw capek. Ya iyalah gw cabut dari kampus - kota - kampus lagi, gimana enggak coba. Mana gw tidur pula di angkot yang ke kota hahaha. Pas di mesjid raya kan gw liat jam ternyata udah jam 4 mau setengah 5 gitu. Feeling takut macet gw beli air minum dalam kemasan gelas (kan gak boleh sebut merek hehehe). Pas gw beli, abangnya kan baru buka warungnya gitu jadi lama nyari dulu. Lagi bengong tiba - tiba terdengarlah suara yang dengan kencang dan membahanannya mengusik lamunan dan rasa capek gw. "Gak gak gak kuat, gak gak gak kuat, aku gak kuat sama playboy playboy~". Refleks gw langsung nyengir cari sumber suara. Pas gw nengok, bujjuuuuug banci lewat depan muka gw. Aslii dah gw ngakak terus langsung spontan sms temen gw. Kalau gw denger nih lagu pasti gw bakal keinget sama temen gw itu. Biasa dia masang status aneh sih. Aniwei itu gak penting juga sih.

Lanjutt. Gw nyampe ke kosan Nuning disana udah ada Bangkit, Bayu, Ela, dan Nuning (ya iyalah ya). Biasa ngobrol dulu. Ngecekin siapa aja yang pasti gak bakalan ikut. Sayangnya 7 orang saudara kita gak bakal datang. Oke kita cabut bersembilan menuju 'puncak abadi'. Awalnya segen. Wajar aja lahhh, gap umur kita lumayan jauh juga. Kita pun disambut oleh abang dan teteh baru kita. Awalnya obrolan hanya berkisar soal rumah baru. Hingga akhinya salah satu menceplos, "bisa buat tempe mendoan". Riri keceplosan bilang iya. Dan para kakak baru kami itu girang. Berasa gak pernah makan - makanan bertahun - tahun dan akhirnya menemukan harapan. Lalu Mbak e Nuning dengan sigap mengiyakan akan membawa tempe mendoan. Mereka girang. Kemudian menanyai Mabake dengan semua nama makanan. Susu kedelai lah, rujak cingur lah, tengkleng, ahhh banyak deh. Alhasil besok kita kayanya bakal ke 'puncak abadi' buat ngasih makan. Bahkan saking senengnya di list sama mereka makanan yang bisa dibuat mbake. Katanya nanti dicoret satu - satu sampai semuanya terpenuhi. Bahakan tadi abang kita mampir ke kosan mbake buat ngambil perkedel jagung. Oke abang dan teteh iniiiii. Hahaha. Thanks for the day :)

Seneng banget bakal punya abang teteh baru. Seneng banget bakal punya saudara baru. Seneng banget bakal punya tetua (dosen, staf, mamang bibi) baru. Seneng banget bakal punya adek baru. Seneng banget punya rumah baru. Semoga senang ini bertahan lama. Saiklaaaaaaahh! 

Kalau nanti udah pada masuk ke rumah masing - masing jangan sombong ah. Main bareng lagi. Ke kosan abang teteh lagi. Masak bareng lagi. Ngeliwet bareng lagi. Ngehedon bareng lagi kan kita masih se rt/ rw kan hahaha. Hei hei kamar tetangga yang ada 26 biji mainnnn barenggg yuuuuuk~ jangan di kamar teruslah. Kita ke ruang tipi yuk nonton bareng atau ngapain gitu kek.

Suatu hari nanti kalau gw udah layak. Kalau gw udah bisa mempertanggungjawabkan pilihan gw. Kalau gw udah bisa ngebantu saudara gw sebanyak - banyaknya. Kalau gw bisa bikin temen - temen dan semuanya bangga dan tersenyum. Gw  mungkin bakal bilang 'Darah gw abu - abu, dan gw bangga dengan itu'.
Satu kata yang pas menggambarkan KRS hari pertama, RAMAI. Gak yang baru semester 3 sampai yang udah dedengkot rusuh semua. Alasannya? Takut gak kebagian SC atau mata kuliah. Gw? Yah gw termasuk satu diantara mereka yang gak kebagian SC yang gw pengenin. Agrogeologi dan dasar komunikasi yang gw pengenin melayang, bukan karena gw telat ngisi KRS tapi lebih kepada bentrok. Kelihatannya gw agak sulit menggabungkan hubungan antara hutan - komunikasi - tanah. Nyebelin. Oke, gw konsen dengan kerusakan hutan kalau gitu. Jangan sampe aja batal cuma gara - gara bentrok atau kehabisan. Ahhh

Gw baru beres MPF kawan. Rasanya? Biasa aja sih. Marah? Gak juga sih. Tapi iya juga. Oke jujur gw kebawa emosi dalam sudut pandang panitia. Well, gw ngerasa sebel aja. Kemana kalian saat temen kalian susah. Ngomonglah minimal, itu bukan kekerasan atau bentuk ketidakmampuan pengendalian emosi kan? Tapi gw kan peserta harusnya gw juga ngomong kan ya? Aneh. Mindset gw condong ke panitia. Susah ngerubahnya. Oke gak masalah deh untuk sementara ini. Selama belum ada 'aksi' santai aja dulu. Senggol saudara gw, baru kita bacok. Hahaha. Intinya santai aja dulu.

Bosen ah. Ngantuk. Ya udah deh. Kangen kontrakan siah gw. Ahhh, seandainya di kontrakan bisa ngenet sepuasnya. Gak akan pulang nih gw jamin. Curhat dulu ya