Well, it's actually not a new thing about the comeback of Sechs Kies. Even I wasn't their fan back then. I know that recently some of an old group make their comeback, and it including SES and Sechs Kies. I feel curious about that so I decided to see the group, and here I am chanting their song hahahahaha. As expected old group never betray you. Although, at some point, I really questioning about my music taste, why I always like the old group, even in Japan I like the senior groups like SMAP and V6. (-_____-)

Although, as not as old as Japanese Boyband SMAP (debuted 1988) or V6 (debuted 1995), Sechs Kies is a legend in Korean boyband industry. Off course, their comeback really makes a huge commotion. They even signed their contract with YG now.
Their picture before disband (image source: google)
Sechs Kies debuted in 1997 with their debuted album School Byeolgok (학원별곡). They debuted under DSP entertainment and I think this is one of the reasons why I got attached to them (feels like SS501 *sigh). They consisted of 6 person like their name which literally means six crystal. They were Eun Jiwon (은지원) as Leader, Main Rapper, Lead Vocalist; Lee Jae-jin (이재진) as Sub Rapper, Main Dancer; Kim Jaeduck (김재덕) as Lead Rapper, Lead Dancer; Kang Sunghun (강성훈) as Main Vocalist; as Ko Ji Yong (고지용) as Lead Vocalist; Jang Suwon (장수원) as Sub-Vocalist, Maknae. 

Maybe all of you now about them and some of you don't even know who they are (like me). This is because they disbanded before Korean Wave make a huge hit. They disbanded in 2000. After that, they go the separate way. Their first reappearance is in a variety show named Infinity Challange (episode 476-478). Their concept like a throwback and Sechs Kies is planned to have a guerilla concert. However, out of 6 only 5 member come. Ko Ji Yong can't fully participate, the reason is because he is a business man now. He can't participate off course, he already has their own responsibility now. If you really curious about them you can watch this series, it is really nerve-wracking and touching. I am sure you can't get over with it. As for me, I can't stop crying watching it hahahaha.

In the end after this episode, Sechs Kies finally really come back with only five members in 2016. Their first song is Three words. A calm song that really goes well with their voice tone, especially Kang Sunghun voice. In the same year, they also release another album "2016 Re-album", which consist my favorite songs titled Couple. In my opinion, they all have a charismatic voice. I can't comment on their dance since it's basically a normal back then (I've seen a lot of dances like that you know my favorite boyband usually err.. well hehe). However, in term acrobatic dance, I admit they are really good. I believe almost all of the senior boyband are the best in term acrobatic dance and ballad song (I love it so much).
Sechs Kies 2016, appearance on Running Man (image source: google)
All of the members has their own charisma. Their leader Eun Ji Won, I don't really expect he was a boyband before, since he really absurd hahaha. When I know he is a boyband member and moreover a leader, I just can't believe it, hehehe. Lee Jae-Jin *deep sigh* okay just see the infinity challenge and see how unique he is hahaha. Kim Jae-Duck, I've seen him before with Tony (HOT) in happy together. I found that he is really feminine, however, wait until he dances you will know how cool he is. Kang Sunghun! when I first saw their MV for 'Couple', I think he is the MV model, not Sechs Kies model. His face isn't aged at all. He is really cool. Where else you could see a man with age over 30 and still loveable with pink dyed hair. Jang Suwon which is well known for his robotic acting. He is really handsome and sometimes weird, I find him attractive hahaha. That's the five members that still continue their group activities in 2016.

Although they are only five now I think they still have their rhythm. You can see that they get a lot of attention after their appearance in Infinity Challange. Even after they released the album in 2016 they proved it, that they don't loose their touch. They got 3 awards in that year too which are Click!Star Wars Awards Hall of Fame; 6th Gaon Chart Kpop Awards Artist of the Year (Song); and 8th Melon Music Awards, Hall of Fame.
Ko Ji Yong and his son, Sung Jae on The Return of Superman (Image Source: google)
And how about Ko Ji-young? Since his schedule, he couldn't join them. However, you could see him on the return of superman. Yup, he is the new superman alongside with his son Sung Jae. His son really adorable. I've fallen in love with his son. Maybe some of you will ask, why he can make time for TROS and couldn't make it for the group. It is because TROS shooting is scheduled for the weekend and not as intensive as if he participate in the group. Anyway, you will see in the Infinity Challange that he still has their love for his group.

I still couldn't talk a lot about them since I am new too. However, please do support them *bow.

Couple MV (credit: Sechs Kies youtube channel)


"…Aku dapat merasakan batas-batas kemampuan manusia -bahwa kesempurnaan tertentu hanya dapat dicapai melalui akumulasi tidak terbatas dari ketidaksempurnaan. Dan secara pribadi, hal itu bagiku memberi dorongan" Haruki Murakami - Dunia Kafka.

Akhirnya tahun berganti lagi, dan sekarang waktunya tahun 2017! Selamat tahun baru masehi kawan-kawan. Yup, tahun masehi, ini hanya masalah metode, masehi dan hijriyah. So why bother? Hahahaha.

Ini pergantian tahun yang 25 kalinya dalam hidup gw. Untuk kali ini gw lebih memilih untuk tidur hahahaha. Tahun lalu tahun baru gw rayakan di Sevel di suatu daerah di Jakarta. Maklum ada tugas liputan keesokan harinya, hal ini membuat gw gak bisa balik ke rumah. Dan begitulah gw memulai 2016. Dengan bekerja dan segudang pertanyaan tentang mau dibawa ke mana hidup ini. Bisa dibilang awal tahun 2016 diisi dengan segudang pertanyaan. Teka-teki masa depan.

Kalau mau diriview 2016 itu bisa dibilang perjalanan yang penuh up and down. Pada akhirnya gw berhasil meraih mimpi yang gw idam-idamkan selama ini, menjadi jurnalis. Pekerjaan itu udah gw geluti dari 2015 pertengahan sebenernya. Sejak kecil gw emang pengen jadi jurnalis karena pengaruh film anchor women yang gw tonton kelas 3 SD. Film jepang yang sukses mempengaruhi pola pikir gw bahkan hingga sekarang, walaupun gw aja udah ga inget filmnya kaya apa. Hahahhaha.

Awal tahun lalu, dibuka dengan tugas gw sebagai jurnalis di ekonomi, sektor rill. Di sinilah rasa-rasanya pergelutan makin menjadi. Setelah bekerja menjadi jurnalis di bidang politik ada berbagai macam pikiran yang berkecamuk di kepala. Puncaknya ketika akhirnya diberi kesempatan bekerja di sektor ril, lebih tepatnya ketika diberi tugas ngepos di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Apa saya ingin kembali bekerja di sana? Entahlah, tapi bukan itu. Hahaha. Bekerja di sana membuat gw semakin kangen dengan bidang keilmuan gw sendiri, hidrologi (?) hehehe. Itu yang bikin gw ingin melanjutkan kuliah gw. Ada berbagai macam alasan sih sebenernya.

Ada dua persimpangan besar yang harus gw pilih di tahun lalu. Bekerja di bidang yang saya impi-impikan atau bekerja sesuai minat akademis. Gw tau dua duanya gak mudah dan penuh ketidakpastian. Apalagi minat akademis, hidrologi, mau gawe di mana. Resikonya sama-sama besar. Sama-sama gak pasti.

Di tengah pergelutan itu, gw diberikan sakit. Bukan sakit parah, cuma kaya lu kontrol ke lab ternyata ada beberapa hasil yang jelek. Jadi bukan sakit lebih ke preventif. Tapi itu sukses bikin bedrest beberapa bulan. Di sanalah gw akhirnya merenung dan merenung lagi. Karena meratapi gak menyelesaikan semuanya, gw akhirnya memutuskan menggunakan waktu untuk belajar bahasa inggris hahahahhaha. Dan bebuah sertifikat IELTS yang gw pengen :3. 

Setelah meditasi cukup lama, akhirnya gw memutuskan keluar dan mencoba mencari cara buat kuliah. Daftar kuliah sangatlah gampang. Saat ini ada 3 LoA yang sudah di tangan dan satu Professor yang sedang berkorespondsi dengan saya. Tapi emang belum rezeki beasiswa nya belum ada hahaha.Life never so easy anyway.

Di tengah masa pencarian, apapun itu, gw beruntung, gw berhasil kerja dengan dosen gw. Dan banyak mendapat pencerahan di bidang yg gw minati. Antara excited sama bingung hahah. Ternyata ilmu gw masih cere. Hahahahha.

Anyway, lagi di awal 2017 gw masih diisi kegalauan. Soal hidup, cinta, cita, dan masa depan. Apa boleh buat itu lah hidup. Selalu ada tanda tanya besar ketika kita berhasil melampaui satu tanda-tanya. Pada akhirnya tanda tanya itu baru akan berhenti ketika ajal menjemput.

Cheers, hope this 2017 full of beautiful memories again!

Hata Motohiro - Aoi Chou

Just a little, it touched my finger 
No, it didn't touch it perhaps 
It doesn't matter either way 
It was just like a bad dream 
Hey, where are you now I wonder?

The color of a blue butterfly's wings 
shines a brilliant rainbow color 
If that's true or not 
I still don't know

A sudden downhill road, on my bicycle 
I'm about to involuntarily close my eyes but 
I strongly withstand it and when I opened my eyes 
In the panorama opened before me I found a blue butterfly

So, come with me, let's go catch it 
I'll take you with me too 
What we wanted, saying this time for sure 
So much that I feel it might be torn off 
I'll try reaching out this hand

Things that went by before my eyes 
Things that I overlooked 
Become entwined, like a knot 
One by one it turned into regret

With one hand on the handles, I feel a bit unsteady 
But I'm going to pedal even harder 
I don't mind falling, If all I do is fall I don't mind 
I don't want to be soaked in my sentiments anymore

I'll reach out my hand and catch it 
I'll show it to you too 
If all it takes is to lose sight of things I wanted 
then I'll hold on so tight I may even crush it

So, come with me, let's go catch it 
I'll take you with me too 
What we wanted, saying this time for sure 
So much that I feel it might be torn off 
I'll try reaching out this hand 
So much that I feel it might be torn off 
I'll try reaching out this hand
(Credit: JpopAsia)
Mungkin sepele, apa yang terjadi ketika kucing tak ada lagi di dunia ini? Bahkan buat yang tidak memelihara kucing akan merasa dunia tidak akan banyak berubah dengan ada atau tidak adanya kucing.

Lalu bagaimana dengan telefon? Film? Bagaimana jika itu semua tidak ada lagi di dunia? Seharusnya dunia tidak jauh berbeda bukan? Toh nyatanya ke semua benda itu adalah benda random. Sama seperti manusia yang datang silih berganti ke hadapan kita.

Lalu bagaimana kalau justru kita yang menghilang? Apa dunia akan berubah? Toh waktu tak bisa berhenti dan kita harus terus berjalan. 

***
KIsah dibuka dengan seorang pemuda yang tengah mengayuh sepedanya. Dengan sebuah narasi film dimulai dengan pertanyaan "kalau di dunia ini kucing tidak ada, akan bagaimana dunia?". Ia pun menyebutkan bahwa dirinya akan mati sebentar lagi.

Namun, kisah kembali ke waktu sebelumnya. Jauh sebelum ia mengayuh sepedanya. Pemuda tersebut (Takeru Sato) sehari-hari berprofesi sebagai tukang pos. Setiap hari pemuda itu mengantarkan surat dari rumah ke rumah. Hidupnya monoton. Pagi hingga sore bekerja, malam pulang dan memberi makan kucing. Ia tinggal sendiri dan hanya ditemani oleh seekor kucing.

Suatu ketika dalam perjalanan pulang ke rumahnya, pandangannya mendadak sayup. Ia pun terjatuh dari sepedanya dan dilarikan ke rumah sakit. Betapa terkejutnya ia saat divonis mengidap tumor otak. Hidupnya tak lama lagi. Tumor itu sudah menjalar sedemikian rupa hingga tinggal menunggu waktu hingga ia tiada. Di dalam hatinya ia menjerit, meratapi nasib umur pendeknya. Namun, ia bersikap seolah-olah tegar.

Sesampainya di rumah, betapa terkejutnya ia saat menemukan 'dirinya' yang lain. Seorang pria dengan wajah yang sama persis dengan dirinya tengah duduk di meja makan. Bahkan ia mengenakan pakaian yang sama dengannya, jaket panjang biru dengan celana cokelat muda. Pria tersebut menamakan dirinya akuma atau setan

Ia pun menawarkan perpanjangan hidup untuk tukang pos itu. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi si tukang pos. Syaratnya adalah dengan menghilangkan sesuatu dari dunia ini. Hal tersebut haruslah yang digunakan oleh si tukang pos. Menurut setan tersebut, tak masalah benda tersebut hilang, toh itu hanyalah benda random yang ada pada hidup dan jumlahnya sebenarnya tidak terhingga.

Belum sempat berpikir lama, setan tersebut menawarkan untuk mengapus telepon dan telepon genggam dari dunia ini. Ia pun memberi waktu hingga si tukang pos menghubungi orang terakhir dengan telepon tersebut.

Keesokan harinya si tukang pos pun pergi menemui seorang wanita. Wanita terebut ternyata adalah cinta pertama si tukang pos (Aoi Miyazaki). Mereka pun menghabiskan waktu bersama seharian. Si tukang pos pun sempat bertanya pada wanita tersebut seandainya ia akan meninggal dan harus menghilangkan telepon dari dunia ini sebagai ganti tambahan satu nyawa lagi, siapa yang akan ia telepon. Awalnya si Wanita tertawa, namun ia menaydari ada yang tidak beres. Di akhir, si wanita meminta agar telpon tidak hilang. Karena keduanya dipertemukan melalui sambungan telepon, yakni ketika si wanita tak sengaja menekan nomor telepon yang salah. Namun karena memiliki hobi yang sama keduanya pun melanjutkan komunikasi hingga pacararan.

Usai bertemu, si tukang pos tengah merenung. Namun, si setan pun datang dan menghapus keberadaan telefon dari dunia ini. Merasa panik, si tukang pos pun pergi ke tempat si wanita, yakni di sebuah bioskop. Namun, wanita tersebut tak lagi mengenali si tukang pos. Dengan gontai ia pun pergi kembali ke rumah.

Tentunya cerita tak hanya sampai di sana. Keesokan harinya si setan menagih benda lainnya untuk ditukarkan dengan nyawanya. Satu persatu benda tersebut pun hilang.Pun juga dengan kenangan yang ada padanya.

***
Kadang sesuatu tak akan kita rasakan sebelum ia benar-benar hilang. Begitu pun pertanyaan mendasar mengenai eksistensi diri di dunia ini. Film ini berjudul Sekai Kara Neko ga Kieta Nara (2016). Film berdurasi sekitar 120 menit ini merupakan film yang diangkat dari novel berjudul sama. Meski judulnya kucing tapi film ini bukan film dokumenter soal kucing loh yaaaa. *spoiler*

Pada trailer terlihat sekelompok wanita menangis usai menonton film ini. Walaupun awalnya skeptis dengan film ini akhirnya gw tonton juga karena judulnya yang gak lazim dan pemain utamanya itu loh. Takeru Sato. Siapa yang tak kenal dia, aktor kondang dibalik beberapa film ternama mulai dari Rorouni Kenshin, BECK, hingga flm-film terdahulu semacam kamen rider den O, ataupun princess princess D. 

Meski temanya sederhana, dan film nya sederhana pula. Bahkan dari awal hingga akhir hanya satu karakter saja yang punya nama, itu pun bukan nama lengkap. Tapi film dengan alur maju mundur ini sukses mengacak-acak emosi dari penonton. Walaupun makin ke sini, ending bisa ditebak namun, saat awal hal tersebut nyaris mustahil untuk diketahui. Film ini membuat kita berusaha menyelami satu per satu dari kisah si tukang pos tersebut.

Overall, film yang sangat layak untuk dinikmati. Tentunya ada baiknya ditonton bawa tisu yaaa, biar gak meler hahahhaha. Mari santai sejenak dari hingar bingar provokasi dan hoaks dan mulai mempertanyakan pentingnya segala hal di dunia ini. Tak ada satu hal pun yang sia sia bukan?

In the end, I am really grateful for all of the people that I've already met. Thank you for allowed me to enter your life. Although it may be too short, but there isn't any memory that worthless to be remembered. 

Enjoy the show~~

"Dear dad, If all the cats disappear from this world, how would the world change? If I disappear from this world, who will feel sad for me?"
Judulnya aja ya yang bahasa inggris, postingannya gak hehehe. Sekarang masuk ke akhir Oktober sebentar lagi November. Buat yang ingin masuk kuliah terutama dengan bantuan finansial di tahun depan memang ada baiknya mulai mempersiapkan segala keperluannya. Karena kuliah tentunya susah-susah gampang. Apalagi yang mau cari beasiswa susahnya dobel. Karena bukan cuma harus mikirin kuliah dimana tapi juga harus mikir nyari siapa yang mau danain.

Sama sih gw juga belum dapet apa-apa. At least, ga ada salahnya berbagi. Setelah tengok kanan kiri dan browing, rupanya banyak banget mulai dari pameran pendidikan sampai beasiswa yang diselenggarakan sejak September lalu. Bahkan beberapa beasiswa terpaksa saya relakan karena kelewatan deadlinenya.

Untuk kali ini biar fokus kita bicara soal pendidikan di luar negeri saja. Kenapa luar negeri? Karena beda dengan kuliah di dalam negeri sistem pendaftaran di sana agak berbeda, dari persyaratan dan lain-lain. Untuk masuk kuliah di luar negeri kita perlu tuh yang namanya LoA atau Letter of Acceptance. Nah LoA ini ada dua jenis Conditional dan unconditional. Mungkin lebih mudah kalau didefinisikan diterima bersyarat dan diterima tanpa syarat.

Dikategorikan diterima tanpa syarat jika kita memenuhi semua persyaratan yang ada, mulai dari kemampuan berbahasa, ijazah, transkrip, sampai surat rekomendasi. Sementara diterima bersyarat jika kita belum memenuhi syarat yang disediakan tapi masih memungkinkan bagi kita untuk mendapatkannya. Biasnaya sih untuk kasus ini mereka yang mendaftar tapi IELTS/ TOEFL dll belum cukup dapat LoA conditional. (Padahal gw belum punya tapi sok tau, yah sharing ajalah haha).

Bagaimana cara mendaftar? Tentunya beda-beda tergantung universitas. Kalau kata atasan gw dulu, "riset riset dan riset". Nah hal itu pula yang gw terapkan untuk mencari kuliah dan beasiswa. Hasilnya belum ada sih hahaha. Yang penting usaha dulu. Kalau cuma pengen ga jalan-jalan dong hehe.

Untuk cek perlu liat websitenya. Bagi yang mau kuliah di Amerika kalian juga perlu mempersiapkan yang namanya GRE atau GMAT, atau apalah namanya itu. Bisa dicek di situsnya ETS, rasa-rasanya dulu pernah cek biayanya sekitar Rp 1,8. Saya belum ambil karena keburu tekor buat tes IELTS.

Nah meski kita udah baca situsnya kadang kita masih suka bingung kan? Tenang aja, study advisor di sana sangat ramah. Cukup kirim email nanti akan ada balasan. Saya pun berkali-kali email dan puas karena respon cepat. Waktu pertama email sih deg deg ser karena bahasa inggris belepotan tapi untung yang ditanya ngerti. Gak perlu khawatir email ga dijawab, ini bukan edisi dosen pembimbing ga baca email kok *eh.

Kalau masih bingung sebenarnya ada beberapa konsultan pendidikan yang menyediakan jasa tanya jawab. Bahkan kalau bingung bisa loh daftar lewat mereka. Sebutlah saja IDP yang menyediakan mulai dari konsultasi gratis sampai bimbingan untuk submit data. IDP sendiri menyediakan konsultasi untuk pendidikan ke Amerika, Inggris, Australia dan New Zealand. Untuk yang ini kalian ga perlu khawatir ga bisa bahasa inggris karena para konsultan bisa berbahasa indonesia. And they are really nice!

Negara yang dituju gak ada konsultan? Jangan khawatir akhir tahun begini biasanya pameran pendidikan bertebaran. Sebagai pencari universitas sekaligus beasiswa pameran ini sebenarnya cukup membantu. Kadang bisa memperluas opsi untuk kita loh. Maksudnya negara dan universitas mana yang sebenarnya jago di bidang yang ingin kita pelajari. Jangan idealis soal negara sih buat gw, yang penting negara yang dituju emang memiliki komperensi lebih dalam ilmu yang ingin kita pelajari.

Nah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum daftar kuliah, biasanya beberapa universitas meminta application fee. Kaya biaya daftar gitu. Biayanya beragam dari yang murah sampe yang bukin senewen. Aniwei, jangan khawatir ada juga loh universitas yang ngasih gratis aplication fee, semisal Wageningen University. Di inggris juga banyak yang ngasih gratis application fee, cuma ya memang masa studinya biasanya hanya 1 tahun. 

Makanya penting buat browsing dan nanya. Kalau mau enak bisa aja dateng ke pameran pendidikan. Gw pribadi dapet banyak informasi setelah dateng ke pameran. Gw waktu itu sih selain ke JEF, gw sempet pergi ke pamerannya anak LPDP entah PK berapa dan di sana ada IELTS prediction dan gw telat taunya haha. Ada juga pameran universitas dari Australia, dan gw baru tau kalau di luar negeri ada sistem kuliah postgraduate by research dan postgraduate by coursework. Jadi bisa lulus dengan tesis atau tanpa tesis alias cuma mengandalkan tugas kuliah (hayo yang lulusnya lama karena skripsi pasti pengen kan hahaha).

Nah, karena banyak yang pengen ikut pameran juga. Ini beberapa pameran pendidikan 2016 ini. 


Semua pameran memang terpusat di Jakarta saja. Tapi ada kok pameran di daerah lain. JEF misalnya diadakan juga di Surabaya. Dutch Placement Days juga diadakan di Bandung. Jadi silahkan browsing lagi haha. Itu memang baru sebagian, dan info yang berhasil saya himpun mungkin adalagi yang lebih banyak?

Ada beberapa pameran yang memang meminta registrasi. Misalnya Dutch, EHEF, dan QS. EDUEXPOS juga cuma biar sudah registrasi ga ada email masuk, dan kata penyelenggaranya boleh masuk biar ga ada registrasi. Kalau JEF kayanya gw udah langganan dari kuliah ke sana hehe, kan ngarep dulu. Dan eventnya free, bahkan ada monbukagakusho dan JASSO loh.

Well, semangat browsing. Meet you there!
Dream is something that you are longing for. Something that hard to achieve. Even sometimes it is nearly impossible.

Dream is always change and every people will have their own dream. Even it is adult or child, it doesn't matter because dream is not limited to a certain group of age. 

Dream sometimes is the hardest path of the other path. You can choose something that is more comfortable for you. However, dream is something that uncomfortable in the process to achieving it. Moreover, you can't guarantee that what you chase about will gain something. Uncertainty.

The time chased you down. Slowly grasping your own time. Drowning you to what you call 'age'. Nothing can stop it.

Fear trying to take you down. Chase you and hunt you. Making your efforts seem worthless. The word 'giving up' swim on your head.

Even so, like a magnet it keeps pull you from the dark. To never stop before you see the end.
source: google image
Well, bye past and welcome water!

--Money Can't Buy Everything

Ceritanya waktu itu bener-bener penasaran banget sama film ini. Jarang kan ada anime yang movienya tayang di Indonesia, apalagi di Bogor. Berhubung deket dari rumah akhirnya gw nekat juga nonton film ini sendirian di pojokan hahahhahaa. Seperti yang gw duga yang nonton kebanyakan laki-laki. Sekalinya ada cewe biasanya pasti duaan, mungkin sama pacarnya. Aku mah apa atuh di pojokan sendiri, ketawa sendiri.

Well, sebelum mulai gw mau ngasih tau kalau akan ada spoiler di sini jadi ya bagi yang ga suka monggo di skip.
Source: google image
One Piece Gold merupakan film animasi One Piece the movie yang ke-13. Di Jepang film ini dirilis pada tanggal 23 Juli 2016. Sementara di Indonesia film ini dirilis pada tanggal 7 September 2016. Film ini mampu mendepak Finding Dory dari posisinya di Jepang. Bahkan animasi ini masuk ke box office di Jepang. Berdasarkan sumber dari google saat ini film ini telah meraup 4,8 miliar yen atau setara dengan Rp 618 miliar. Dari ketigabelas filmnya, One Piece Gold merupakan salah satu dari tiga One Piece the Movie yang keuntungannya di atas 1 miliar yen. Berkat pencapaiannya ini One Piece menjadi animasi pertama yang tiga filmya meraup keuntungan di atas 1 miliar yen. 

Saat ini sudah ada 33 negara yang membeli lisensi One Piece termasuk Indonesia. Manga yang dimulai sejak 1997 ini, saat ini telah memiliki 800 chapter. Eiichiro Oda, penulis One Piece, menyebutkan saat ini ceritanya baru selesai 65 persennya.

Untuk film Gold sendiri, One Piece mengusung tema dan alur cerita yang sama seperti kisahnya yang lain. Seorang mantan angkatan laut, Gild Tessoro (Kazuhiro Yamajimerupakan seorang miliyader. Ia memimpin sebuah kapal raksasa yang besarnya seperti negara. Di kapal ini hampir semuanya berbalut emas. Seisi kota tampak begitu gemerlap dan glamour. Kapal ini terkenal dengan cassionnya tempat orang bisa menjadi kaya seketika, menurut Nami (Akemi Okamura). Siapa pun bebas bermain di sini, terlepas ia angkatan laut, rakyat biasa, atau pun bajak laut. Hal ini karena angkatan laut telah menjadikan kapal tersebut sebagai sebuah 'negara independen' yang kebal hukum. Artinya, hanya Tessoro lah yang dapat mengendalikan hukum di negara tersebut.

Adegan dibuka dengan penampilan khas karnival, dengan sumbangan lagu dari Tessoro dan Carina (Hikari Mitsushima). Luffy (Mayumi Tanaka) yang baru tiba di kapal tersebut merasa kagum dengan kemewahan kapal tersebut. Hujan emas dan sungai dari emas menyambut mereka sepanjang perjalanan menuju dok. Tapi, bukan kru Luffy namanya kalau tidak membuat kegaduhan. Belum sempat berlabuh kapal Luffy diserang oleh bajak laut lain yang mengatakan bahwa dirinya telah ditipu. Bajak laut itu pun menyerang Luffy dan kawan-kawan. Hal ini sontak menarik perhatian Tessoro, apalagi setelah ia mengetahui bahwa itu merupakan kapal milik Luffy, generasi baru yang membuat onar di New World. Tentunya bajak laut itu berhasil dilibas dengan mudah oleh Luffy dkk.

Luffy akhirnya merapatkan Sunny di dok. Ia pun disambut oleh seorang wanita seksi yang pastinya membuat Sanji jadi (Hiroaki Hirata) kayak cacingan. Ia memperkenalkan dirinya sebagai Baccarat (Nanao). Menurut Baccarat, kru Luffy merupakan kelas VIP sehingga ia pun datang dan menawarkan jemputan berupa mobil tua (sekilas mirip limosin dan duesenberg). Uniknya kendaraan ini dimotori oleh kura-kura (kame) berotot, yang kalau kagi jalan mereka teriak "kame kame kame". (This is the part where I love the most, the turtle is so funny).

Baccarat pun mengajak mereka keliling kota. Ia pun menjelaskan bahwa kota tersebut dibangun dengan emas. Bahkan gedung utamanya pun dibangun dengan emas murni. Tapi, jangan berpikir untuk mencuri karena kota ini dilengkapi denga den-den mushi survilance atau CCTV den-den mushi. Sesuai dengan tujuan awalnya mereka pun segera menuju ke casino setelah berganti baju. Begitu tiba mereka diberikan koin yang setara dengan hmm . . . oke gw lupa nominalnya. Anggaplah beberapa miliar berry. Seperti biasa tanpa pikir panjang Luffy, Usop (Kappei Yamaguchi), dan Chopper (Ikue Ōtani) langsung mengambil koin tersebut dan memulai aksinya. 

Berkali-kali menang, akhirnya Baccarat menawarkan untuk masuk ke ruang VVIP. Di sini mereka bertemu dengan Mr Tanaka (Gaku Hamada) yang mampu menembus medium inorganik, dan Dice (Kendo Kobayashi) yang masokis. Di sini pulalah kru Luffy bertemu dengan Tessoro. Merasa percaya diri dengan keberuntungan Luffy, mereka pun mengikuti taruhan yang dilakukan Tessoro. Tanpa mereka sadari Baraccat merupakan pengguna buah setan yang dapat menyerap keberuntungan seseorang. Luffy pun kalah dan kru mereka dikenakan hutang yang tidak sedikit. Merasa marah karena ditipu Luffy pun berniat menghajar Tessoro, tapi karena ketidakberuntungannya ia pun sakit perut, belum lagi ia juga terpeleset kulit pisang (-_____-'). Zoro (Kazuya Nakaiyang berusaha melindungi kru lainnya justru diubah menjadi emas, ia pun ditawan. Atas pertimbangan Nami mereka pun mundur dan berjanji membebaskan Zoro dengan tebusan yang dijanjikan sebelum ia dieksekusi oleh Tessoro. 
Source: google image
Jadi bagaimana mereka membebaskan Zoro? Tentunya silahkan menonton sendiri. Untuk yang ingin spoiler. Plot twist cerita ada pada Carina yang merupakan partner Nami saat masih merampok dulu. 

Sama seperti film One Piece lainnya, movie ini diisi komedi renyah khas Oda. Mulai dari Sanji yang ga ketulungan ganjennya, Kura-kura berotot, hingga lambang ketidak beruntungan yaitu kulit pisang yang muncul di mana-mana. Selain itu, ada pula adegan Luffy bodoh yang dengan kebodohannya mengacaukan rencana atau mungkin mengacaukan rencana memang sesuai rencana? (hahahhahaha he's so stupid). Combo Franky (Kazuki Yaodan Luffy bodo banget. Best scene kali ini untuk bagian yang lucu ada di adegan Usopp, Carina, Nami, Sanji, Robin (Yuriko Yamaguchi), dan Brook (Yūichi Nagashimasaat menyamar menjadi celestial dragon. Sumpah lucuuuuuu~~ berhubung isinya cowo jadi suara ketawa di bioskopnya juga menggelegar. Ada yang sampe keluar kata kaya "Luffy bego" dalam hati gw, 'emang' sambil ketawa dalam diam. hahahhaa.

Ya sekali lagi kisah ini kembali mengajarkan kita untuk humble. Mengingatkan kita tidak semua hal bisa dibeli dengan uang seperti yang Tessoro sebutkan. Dan kadang kebencian bisa membuat kita menjadi orang yang paling kita benci. 

"Money can't buy everything, Not even people, country, or even justice". Well semoga hal yang sama juga terjadi di negara kita.

Okay, let's enjoy the movie, cheers~
source: google image