Akhirnya berhasil menemukan celah untuk kembali menulis dan menonton drama. Sebetulnya saya hanya ingin mencari angin segar sebelum kembali 'bertempur' dengan tugas akhir. Well, let's take it aside first for now~
(source: google image)
Strawberry Night atau dalam katakana ストロベリーナイト adalah sebuah serial yang bisa dibilang sudah cukup lama. Beberapa orang pembaca merekomendasikan serial ini dalam post saya mengenai Nishijima Hidetoshi (秀俊西島). Buat yang penasaran siapa Hidetoshi Nishijima bisa dilihat di link ini. Postingan ini saya buat di tahun 2012 tadinya memang saya berencana untuk menonton drama ini, tetapi kuliah benar-benar menghabiskan waktu jadi ya baru sekarang saya berhasil menonton serial ini. Serial ini pertama kali ditayangkan sebagai special episode pada tahun 2010 di salah satu stasiun TV di Jepang. Lalu pada tahun 2012 di stasiun tv yang sama ditayangkan dalam bentuk serial sepanjang 11 episode, dan pada tahun yang sama pula film ini ditayangkan di bioskop yang berjudul after invisible rain.

Tokoh utama dalam serial ini adalah Himekawa Reiko (Yuko Takeuchi), seorang petugas polisi yang memiliki posisi yang cukup penting dalam kepolisian. Sebagai wanita dia ditempatkan ke dalam satuan MPD atau bisa dibilang divisi pertama yang memiliki otoritas dalam penyelidikan mengenai kasus pembunuhan. Hime-chan atau Hime (a.k.a putri) atau bahkan ojo-chan, merupakan panggilan bagi Himekawa. Ya tentu saja ini merupakan sindiran. Siapapun akan heran melihat seorang wanita bekerja di bagian penyelidikan pembunuhan. Himekawa tentunya memiliki alasan tersendiri mengapa ia memutuskan menjadi seorang polisi. Dalam Strawberry Night special episode diperlihatkan kisah masa lalu Himekawa saat ia masih sekolah. Himekawa merupakan korban penganiyaan dan pemerkosaan. Himekawa berhasil selamat tetapi setelah kejadian itu ia seperti telah kehilangan siapa dirinya bahkan enggan bicara. Seorang polisi wanita ditugaskan untuk menemani Himekawa dalam masa tersebut. Setelah waktu berjalan mereka menjadi cukup dekat, polisi wanita yang bernama Sato ini meminta Himekawa untuk menjadi saksi bagi polisi, tetapi ia masih terlalu takut. Tak lama ia mendapat kabar bahwa Sato telah meninggal saat penangkapan pelaku yang menyerang Himekawa, hal ini merupakan kehilangan bagi Himekawa dan membuat ia mau bersaksi di pengadilan.

Kembali ke 'saat ini' Himeka dan timnya, yaitu Kikuta Kazuo (Nishijima Hidetoshi), Ishikura Tamotsu (Ukaji Takashi), dan Otsuka Shinji (Kiritani Kenta). Sebagai tim 10 dalam divisi 1, tim Himekawa dihadapkan dalam kasus penemuan mayat di pinggir danau. Mayat tersebut ditutup dengan plastik biru dan pada badannya ditemukan luka tusukkan yang cukup parah (ya silahkan lihat sendiri karana saya bingung mau ditulis kaya apa). Dalam kasus ini Himekawa dibantu oleh Ioka Hiromitsu (Katsuhisa Namase) dan Kitami Noboru (Hayashi Kento). Ioka adalah seorang petugas polisi yang kalau dilihat dari cerita berjalan memiliki cinta bertepuk sebelah tangan kepada Himekawa yang dalam sebagian cerita malah jadi bumbu komedi dalam film ini. Penemuan mayat ini berlanjut, Himekawa menduga bahwa terdapat mayat lain di dalam danau dan ternyata memang terdapat mayat di dalam danau tersebut. Penyelidikan demi penyelidikan menuntun tim Himekawa menuju sebuah situs internet yang bernama Strawberry Night. Sebuah situs yang menawarkan orang yang mengaksesnya untuk melihat pembunuhan secara live. Sedikit demi sedikit tim Himekawa berhasil mengungkap kasus, akan tetapi sebuah kemalangan terjadi pada tim Himekawa. Pelaku di balik kasus Strawberry Night ternyata lebih dekat daripada yang mereka pikirkan dan tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi Himekawa kehilangan salah satu anggota tim nya dalam bertugas. Jadi siapakah pelaku itu? Bagaimanakah reaksi Himekawa terhadap tewasnya anggota tim nya?

Kisah berlanjut dalam drama series nya Himekawa memiliki bawahan baru yaitu Kohei Yuda (Ryuhei Maruyama) dan Hayama Noriyuki (Keisuke Koide) yang dipanggil Nori. Alasan lain yang membuat saya penasaran akan film ini selain karena plot dan Nishijima Hidetoshi adalah karena adanya Ryuhei Maruyama. Ryuhei Maruyama merupakan salah satu anggota Kanjani8 favorit saya karena kocak dan keren kalau lagi main bass hehehe.
Strawberry Night Cast (source: google image)
Oke balik lagi, secara garis besar ini film memang layak dinikmati. Walaupun kisahnya mengambil topik pembunuhan adegan sadis tidak terlalu ketara. Yah hanya saja mungkin bagi yang tidak terbiasa akan merasa agak sedikit enek ketika melihat mayat yang berdarah-darah. Dalam film ini say pribadi mengacungkan jempol pada akting semua pemainnya dan yang paling menarik eprhatian saya adalah yang menjadi Katsumata Kensaku (Testsuya Takeda). Yup Tetsuya-san memang bisa dibilang cukup tua tapi aktingnya memang luar biasa. Dalam film ini dia memerankan tokoh kontra terhadap Himekawa dan kelihatnnya konsisten hingga akhir. Sayangnya karena Himekawa merupakan fokus di sini saya gak bisa lihat Nishijima-san terlalu banyak huhu. Ya sudah tidak apa-apa yang penting keren. Seperti drama jepang biasanya adegan romance tidak terlalu banyak. Hanya saja ada kisah yang menyerempet antara Himekawa dan Kikuta walaupun memang seperti apa akhirnya masih belum jelas. 

Secara garis besar film ini wajib ditonton menarik dan menegangkan. Sayangnya hingga saya membuat tulisan ini saya merasa ada episode yang hilang apalagi saat menonton after invisible rain, kelihatannya ada episode lain sebelum movie ini tapi saya belum menemukannya. Penasaran? Sebaiknya menonton langsung daripada spoiler *grin.
Mungkin banyak dari kalian yang banyak mendengar celoteh "Beruntunglah kalian yang lahir dan hidup di era 90an". Yah wajar saja, kita saat itu begitu dimanjakan tidak hanya oleh lagu jaman kanak-kanak yang sering kita dendangkan dan menjadi nyanyian untuk menari di penampilan tujuh belas Agustusan. Bukan hanya itu kita juga memiliki 'jam kita sendiri'. Masih ingatkah kalian yang setiap hari minggu bertengger di depan tv dan kadang dimarahi orang tua karena kita enggan membeli bahan makanan yang hendak digunakan ibu kita untuk memasak. Saya masih ingat saat kecil sengaja berlari kencang ke warung saat iklan supaya saya tidak tertinggal sedikit pun.

"Menjadi kupu yang sehat, terbawa angin berkilau
Sekarang ku pergi tuk bertemu dikau
Hal yang bukan urusanmu lebih baik lupakan saja
Tidak ada waktu tuk bermain-main~"

Masih ingat dengan cuplikan lagu satu ini? Yup dulu ini adalah serial pagi hari yang ditayangkan di salah satus tasiun tv swasta kita. Bisa dibilang hampir semua anak yang lahir di era 90-an pasti tahu anime atau kartun satu ini. Biarpun mungkin tidak semua suka, karena memang filmnya bentrok dengan film lain yang tidak kalah seru yang di tayangkan di stasiun tv tetangga. 

Yup, ini adalah lagu dari Digimon Adventure. Anime yang mengisi hari-hari masa kecil kita. Dari episode satu sampai tamat tetap setia di depan tv untuk anime kesayangan. Bahkan saking terkenalnya muncul kartu-kartu bergambar karakter digimin dari anime tersebut, tentunya dengan harga yang murah. Mungkin hanya sekitar 100,-. Gw dulu nonton ini pas masih SD dan masih ingat jelas di kelas kebagi dua kubu buat meranin karakter digimon dan berantem gak jelas di kelas. Bahkan gw bukannya merhatiin guru di kelas malah bikin design digimon serta kemampuannya sama temen sebangku gw. Yah siapa suruh, saya dipindahin tempat duduknya di pojok~~ *ini jangan ditiru ya.

Setelah sekian lama ternyata Digimon tercinta kita itu akan kembali 'dihidupkan'. Mungkin ini bukan berita baru, tapi bagi gw yang sudah hampir setahun berkutat dengan skripsi ini meruoakan berita yang membahagiakan yang baru saya baca.Tahun ini tepatnya pada musim semi mendatang film Digimon dengan karakter Yagami Taichi dan kawan-kawan akan kembali beraksi kembali. Kali ini mereka sudah bukan anak SD ingusan yang pendek itu. Plot kali ini akan mengambil kisah mereka sebagai siswa-siswi SMA, sementara Hikari dan Takeru ceritanya sih masih SMP. Sejauh ini belum ditemukan trailer yang greget, tapi gak greget aja gw udah histeris hahaha. Nah buat kalian bocah ingusan yang beranjak dewasa yang dulu pada suka nonton digimon, bisa nih ditonton lagi ini film. Lumayan mengenang masa lalu sekaligus hiburan ditengah hiruk pikuk kerja dan juga tugas akhir bagi mereka yang masih melaksanakan. Dan buat gw ini jadi cambuk untuk segera menyelesaikan tugas akhir biar bisa nonton tanpa rasa berdosa fufufu. Semangat lulus awal bulan depan!

Desain karakter 8 anak terpilih yang baru~
Setiap orang punya alasan tersendiri kenapa ia memutuskan untuk naik gunung. Setiap orang punya tujuan sendiri ketika ia rela bersusah payah untuk menapakai sebuah puncak gunung. Setiap orang memiliki perbedaan dalam hal ini, begitu pula aku dan kau. Aku memutuskan untuk naik gunung untuk melihat pemandangan indah yang tersaji dalam keheningan. Sebuah keheningan yang aku butuhkan untuk kembali mengatur ritme hidup yang terlalu gemerlap ini. Sebagian lagi naik gunung untuk mendekatkan diri pada Tuhannya. Meski demikian, aku tak tahu apa alasanmu mendaki gunung.

22 tahun umur kita. Dengan jalan hidup yang berbeda aku dan kau, kita jatuh cinta pada puncak-puncak gunung. Dengan alasan yang berbeda pula kita tak pernah berhenti untuk kembali pada petualangan-petualangan itu.

Aku mengetahui bahwa hidup dengan alam begitu dekat rasanya dengan kematian. Walaupun hidup di kota pun tidak berarti memperpanjang hidup kita. Aku tahu rasanya takut ketika melepas adik-adik kita dalam tiap-tiap kegiatan latihan dasar. Mengkhawatirkan cuaca yang kerap kali berubah, mengkhawatirkan kesehatan mereka yang kita tak tahu kecuali mereka. Aku tahu bahkan itu berlaku sama padaku di setiap perjalanan. Apakah kita pendaki menantang kematian? Tidak aku tahu baik aku dan kau tak pernah berani menantang kematian. Hanya sekedar ingin menyicipi keheningan yang tak pernah kita rasakan di kota mungkin.

Saat aku menulis ini, aku bahkan tak ingat kapan terakhir kali kita bertemu. Bahkan aku tak tau kapan kau mulai mencintai puncak-puncak dingin di atas awan itu. Semenjak kita beranjak dewasa kita tak pernah bertemu bukan? Bahkan untuk sekedar bertegur sapa. Ah apa dulu kau pernah menghubungi ku untuk meminjam tas gunung ku? Ya rasanya dulu sekali pernah. Tapi itu pun tak pernah bertemu langsung. Dulu terselip rasa bertemu denganmu mengobrol tentang gunung-gunung yang pernah kau daki. Ya berbagi cerita, lagipula seru bukan bertemu dengan kawan lama yang ternyata memiliki hobi yang sama setelah dewasa. Tapi itu tak pernah kulakukan. Aku dan kau sama-sama sibuk dengan rutinitas kita masing-masing.

Kini kau telah dipeluk dinginnya awan di puncak gunung. Aku tak bisa melangkahkan kakiku menuju rumahmu yang dipadati kerumunan. Kenapa ketika waktu mengijinkan kita untuk bertemu denganmu harus saat ini? Ketika kau sudah tak mampu lagi menjawab pertanyaanku, bahkan sudah tak mampu bercerita tentang semua cerita perjalananmu. Aku tak mampu membawa kakiku bergerak ke arah rumah yang dihiasi bendera kuning itu.

Kau tahu? Beberapa hari terakhir ini aku mendengarkan sebuah lagu tentang sebuah kehilangan. Mungkin ini pertanda. Entahlah.

Selamat jalan kawan. Maaf aku tak berani bertemu denganmu secara langsung. Selamat jalan kawan, kau yang mencintai gunung dan kini kau telah dipeluknNya dan kembali pada dingin pegunungan. Semoga kau bahagia di sana dan amalmu diterima di sisi-Nya. Selamat jalan iz

Why, why we born crying?
Then someday we go on to become a star, we will cry again
Why why, although we never learnt
we know how to shed a tears?
 
Why why the moon
Never say a word as it illuminates the dark?
Why why, although we know there are limit of our heartbeat
we still spend them wastefully?
 
Rather than trying to assign value based on the size of vessels we hold in our chest
I'd rather try to feel 'life' coming from the seeds within

What it means to life, surely is to let go little by little
Then at the last moment at your life, there are people by your side, while shedding their tears
With that alone, we will feel glad  
 
From heart to body, as body become heart
With all many inherited spiral involved
From the moment we perceived of this repetition as eternity all of the scenery before our eyes
Becoming part of the cosmos 
 
--Sukima Switch - 星のうつわ (star vessel)
Malam semua. Ini sudah memasuki bulan Desember dan ini postingan terbaru setelah cukup lama saya menghilang. Ya saya memutuskan menghilang demi menuntaskan tugas akhir saya. Apakah sudah beres? Tentu saja belum. Semoga segera ya hahaha. Entah kenapa malam ini keinginan menulis saya kembali timbul entah karena saya menulis kembali (nulis skripsi maksudnya hehe). Atau mungkin karena saya mulai kembali membaca. Entah yang jelas hari ini saya telah berhasil membuat postingan baru untuk setiap akun tulis menulis saya. Yang, yah bisa dibilang ada beberapa dan semua akun punya peruntukkan masing-masing.

Hari ini saya masih memikirkan masa depan yang sedang saya rancang dibawah jari jemari saya. Apalagi kalau bukan tugas akhir. Tapi untuk sementara saya rasa saya butuh inspirasi. Mungkin ada baiknya menunggu hujan meteor malam ini. Katanya akan ada hujan meteor dari arah rasi gemini. Semoga saya bisa melihatnya ya. Terakhir kali saya berhasil melihat kelebatan bintang jatuh. Bukan di gunung tapi di sini di bogor tepatnya dari atap rumah. Semoga keberuntungan datang lagi kali ini.

Apa lagi ya, kelihatannya semua kata-kata menguap begitu jari dan keyboard bertemu. Ah memang susah untuk menulis ketika umur makin beranjak. Sedikit flash back yang saya lakukan menilik tulisan-tulisan di blog saya. Rasanya lucu ya hahaha. Di sana sini banyak kata yang gak jelas susunannya. Tapi hal yang paling menyenangkan adalah ketika fangirling lalu ada yang ikut berkomentat 'saya juga suka loh'. Rasanya tulisan kita jadi worth it. Dan semangan menulis pun kembali membara. Lagi pengen fangirling lagi tapi lagi tidak ada waktu untuk menyusun dan mengumpulkan informasi. Sebenarnya ada lagu yang sedang menarik perhatian saya. Sukima Switch. Yup mereka baru mengeluarkan album baru, tapi kelihatannya untuk saat ini keinginan harus tertunda dulu. Saya ingin menerjemahkan dan mempost lagu dari album baru mereka sebenarnya tapi ah, waktu rasanya belum mengijinkan. 

Lain kali mungkin. Jadi, entah tertulis atau tidak nantinya tidak tahu juga. Yang jelas, lagu baru Sukima Switch lagi-lagi mampu menarik perhatian saya. dari album barunya yang berjudul SUKIMA SWITCH yang keluar 3 Desember lalu ada 10 track lagu. Yang dua diantaranya merupakan soundtrack dari naruto the movie, The Last. Judulnya adalah Hoshi No Utsuwa (Star vessel) dan Parabolover. Saya lagi berusaha memainkan hoshi no utsuwa tapi susah sekali perpindahan chordnya, maklum amatir. 

Dua lagu itu memang sebelumnya sudah rilis sebagai single, selain karena ini merupakan lagu soundtrack dari movie naruto, lirik lagunya yang mendalam untuk Hoshi no Utsuwa dan musik yang upbeat dan lirik yang cheerful untuk parabolover tentunya menjadikan album ini lagi-lagi sangat menyenangkan untuk dinikmati. Tidak hanya dua lagu itu, saat ini saya malah cenderung suka sama track yang berjudul LifexLifexLife. Lagunya merupakan lagu upbeat, dan saya pribadi merasa apa ya fuwa fuwa kibun. Apa ya padanan bahasa Indonesianya haha. Ada permainan di lagu itu yang gak tau apa tapi bikin saya tertarik. Boku to Kasa to Nichiyoubi juga merupaka preferensi saya di album ini. Intronya bener-bener mencerminkan judulnya, Saya, Payung, dan Hari Minggu. Gimana ya, dibilang sendu ya gak juga pokoknya kalau ngedenger pasti ngerti deh hehe.

Ah sudah jam segini, waktunya melihat bintang. hehe. Mata nee~
To Infinity And Beyond! -- Buzz lightyear
Nope, ini tidak ada hubungannya dengan film toy story, gw juga gak mau nulis soal resensi film toy story. Well, hari ini beberapa temen gw wisuda. Termasuk temen sekamar gw, I will miss you depe and ulpaah~. Huu sedih. Yah jadi bisa dibilang tulisan hari ini gw tujukan untuk mereka berdua.

Pertemuan dan perpisahan adalah hal yang tidak terhindarkan mau gak mau memang harus diterima. Buat gw pribadi sejak pisah kontrakan kita memang jarang kontak - kontakan. Bukannya gak peduli lebih karena ada dunia masing - masing yang kita jalani, tapi begitu denger mereka mau wisuda ada rasa sedih, bukan sedih dalam konotasi negatif tentunya. Mungkin lebih ke sedih terharu kaya "wow temen sekamar gw bisa wisuda ikutan kloter pertama wisuda!", sama "Ah, yah pisah deh". Lucu kan, padahal gak pernah ketemu lagi, cuma kadang - kadang ketemu di jalan and we just say hi and just it. Kata orang yang namanya kenangan membekas walaupun kita jarang bertegur sapa toh selama memori itu masih ada ya selama itu pula keberadaan mereka tetep ada dan penting. Karena bagi gw pertemuan dengan seseorang merupakan salah satu faktor yang bisa merubah masa depan lu. Well, itu kata komik yang gw baca sih, tapi sejujurnya gw cukup menyetujui pendapat itu.

Banyak komentar gw buat mereka berdua, sejujurnya gw gak pernah bener - bener mengenal mereka. Gw ini anak asrama kategori bandel. Hobi gw pulang tiap akhir minggu, tapi kita seasrama dan se kontrakan dua tahun. Dan tentunya mengenal sesorang dalam waktu dua tahun gak akan cukup. Tapi selama dua tahun itu ternyata cukup banyak ya memori yang kita buat. 

Secara garis besar kata yang bisa mewakili kita adalah cuek. Kita semua super cuek, yang paling cuek gw rasa depe. Haha. Kita punya hobi yang berlainan walaupun sekamar suka boyband korea kecuali ulfah sih, tapi diantara kita semua gak ada yang suka boyband yang sama. Kita megang bias masing - masing tanpa saling menjelek - jelekkan satu sama lain. Lucunya adalah kasur kita penuh dengan identitas diri kita, depe dengan poster 2pm nya, nia dengan poster big bang nya, gw dengan poster SS501, dan ulfah dengan rangkuman pelajarannya. Sejujurnya kamar kita penuh warna dan b* bergelantungan (itu kerjaannya depeeee~) hahaha. Berhubung diantara kita gak ada yang rewel banget jadinya kita bisa berjalan dengan adem ayem hahaha, walaupun sifat cuek kita emang gak baik sih haha.

Tapi, sejak di departemen kita jarang kumpul karena kesibukan masing - masing. Kita semua cendrung suka berorganisasi soalnya haha. Ditambah miro temen sekontrakan kita juga yang sama aja cueknya. Dan sekarang ya inilah, waktunya kita menjalani hidup masing - masing. Sedih, jelas. Mungkin komunikasi kita bakal jauh lebih jarang dari sekarang. Gak bakal lagi gak sengaja ketemu di jalan and say hi. Gak tau kalian bakal dimana setelah ini, melanjutkan s2 kah? atau kerjakah? Kalian bakal kerja dimana gw juga gak tau karena gw bukan cenayang. Kalian bakal terjun ke dunia nyata untuk pertama kalinya gw, miro, sama nia nyusul belakangan. Yah miro bentar lagi nyusul sih. Rejeki gak ada yang tau, jadi semangat buat kalian.

Dimanapun kalian apapun yang kalian lakukan semoga itu merupakan yang terbaik buat kalian. Lebih baik lagi kalau kalian bisa seneng ngejalaninnya dan orang lain juga seneng dengan apa yang kalian kerjakan. Nyari pekerjaan memang susah apalagi kalau mau sama yang sesuai idealisme, gw gak paham tapi sedikit banyak gw tau dikit. Susah memang tapi kehidupan memang gak mudah. Semoga kalian bisa sukses Depe dengan gelar sarjana tekniknya dan ulfah dengan gelar sarjana pertaniannya. Mau jadi apapun terserah kalian, yang penting kalian seneng ngejalaninnya. Sukses ya buat kalian~ semoga kalian selalu mendapatkan yang terbaik. Jangan buru - buru nikah yak, tunggu gw wisuda dulu baru nikah hahahaha.

Dari temen sekamar kalian yang paling keren dan kece
We are two very different people, so much to overcome. So why care for one another, when there's so much to be done. Cause sometimes it's necessary, just look how far we've come. You could say my friend that, it's the end or a new tale has begun -- We Are One, Westlife
Apa kabar? Atau Halo? Haha, sudah lama tidak bersua kembali di blog ini. Bukan karena alasan sibuk, tapi yah akhir - akhir ini memang keinginan untuk menulis semakin berkurang. entah itu karena tidak ada yang bisa diceritakan atau semakin tua daya khayal kita semakin berkurang makanya inspirasi pun semakin jarang datang. Harus dimulai dari mana blog ini rasanya juga bingung karena dari awal memang bukan dibuat dengan tujuan khusus.

Well, sekarang gw sudah masuk semester akhir, beberapa minggu lalu gw baru aja mengisis krs yang artinya sebentar lagi gw akan memulai kegiatan di semester 9. Tentunya target di semester ini adalah segera lulus, yah meski kadang muncul juga pertanyaan setelah lulus lalu apa? Yah, mari kita singkirkan itu sejenak dan berkonsentrasi pada tugas akhir. Dan meskipun belum selesai dan bahkan belum setengahnya selesai gw berterima kasih buat banyak yang udah ngebantuin. Seengaknya itu jadi penyemangat gw meskipun gw baru mulai penelitian sementara yang lain udah wisuda. Hehehe.

Kerjaan akhir - akhir ini jadinya cuma mikir sebaiknya apa yang harus dilakukan, I mean I still don't get enough data. Yah nikmati saja prosesnya. Dan ujung - ujungnya gw nonton hahaha. akhirnya gw memutuskan untuk mendownload ulang film nodame cantabile. Film yang bercerita soal mahasiswa program musik klasik. Intinya adalah ini film seru. Bukan cuma aktornya yang keren, semuanya juga keren Bahkan gw yang gak suka lagu klasik karena bikin ngantuk pun jadi demen lagu klasik. Tapi tetep Bolero nya Ravel memang jagoan. Haha. Pertama kali denger pas jadi soundtrack movie nya digimon cuma sekilas tapi berkesan. Gw rasa ini lagu memang familiar sih.

Haha liat kan perhatian gw teralih lagi. Doakan gw saja ya semoga penelitian ini segera selesai. Sejujurnya sih gw menikmati saja, tapi begitu denger temen udah lulus bahkan udah kerja rasanya jadi panik juga ya. Bahkan sampai sekarang gw gak tau apa mimpi gw sebenernya. Kenapa dari yang tadinya gw pengen masuk sastra dan jadi penerjemah dan jurnalis akhirnya memutuskan banting setir masuk kehutanan dan bahkan mengambil bidang hidrologi yang udah jelas kakak kelas lulusnya bisa dibilang gak secepet lab lain. Well, gw juga gak tau apa yang gw pikirin sampai sekarang. Tapi bahkan sampai sekarang gw masih ngerasa belajar bahasa itu menarik, khususnya bahasa jepang dan perancis. Walaupun sampai sekarang masih gak bisa sih hahaha.

Nikmatin aja kayaknya, walaupun kadang penasaran. Rasanya pengen kaya nonton film penasaran endingnya kayak apa lalu kita ngedrag seek di bawah buat ngintip tapi hidup kan gak bisa kayak gitu. Haha. Jadi inget dulu, dulu banget waktu gw masih SD, nenek gw pernah ngeliat tai lalat di telapak kaki gw dan bilang kalau gw suatu saat bakal suka jalan, bahkan suka pergi pergian lah pokoknya. Gw waktu itu I'm a total home worm, gw gak suka main gw lebih suka tidur, dan nonton di rumah seharian atau main game di depan komputer. Gw jelas aja gak percaya, tapi memang bener kata orang takdir siapa yang tau. Siapa yang tau kalau kemudian gw gabung ke kegiatan pecinta alam waktu sma, siapa yang sangka gw bakal masuk kehutanan dan akhirnya serng jalan backpakeran bareng temen temen. Mungkin gw kecil gak pernah nyangka bakal jadi gw yang sekarang. Well, namanya takdir siapa yang tau, toh dia memang misteri.

Sekarang pun kelihatannya masih tetep misteri. Apapun itu, semoga penelitian ini bisa diselesaikan dengan baik dan lancar.